-->

Pengertian Sudut Pandang Serta Jenis dan Contohnya

    Di Artikel kali ini Anda akan memahami pengertian sudut pandang menurut para ahli, jenis sudut pandang yang terdiri dari sudut pandang orang pertama pelaku utama, sudut pandang orang kedua, sudut pandang orang ketiga tunggal, serta sudut pandang orang ketiga serba tahu. Ketiga jenis sudut pandang ini akan diulas beserta contohnya. Langsung saja simak artikel Pengertian Sudut Pandang Serta Jenis dan Contohnya di bawah ini. 

    Sudut Pandang : Pengertian, jenis, dan Contoh

    Jenis sudut pandang dan contoh

                               Sudut pandang (point' of view) biasa disingkat POV merupakan salah satu unsur dalam cerita, sudut pandang memiliki pengertian cara pengarang menempatkan diri dalam cerita yang digunakan untuk menyajikan tokoh, perilaku, alur, latar dan unsur lain dalam cerita. Apa yang Anda lihat dan rasakan ketika menyaksikan orang berkelahi tentu berbeda dengan apa yang dilihat dan dirasakan orang yang sedang berkelahi itulah yang dinamakan sudut pandang. Sudut pandang ini juga akan memengaruhi alur dalam cerita.


    Untuk memulai menulis novel, penulis harus menentukan terlebih dahulu jenis sudut pandang apa yang akan ia gunakan dalam membangun ceritanya.

    Pengertian sudut pandang menurut para ahli 

    1. Menurut Heri Jauhari (2013:54)

    Sudut pandang disebut dengan sentra narasi yaitu penentu corak dan gaya cerita. Waatk dan kepribadian dari pencerita akan banyak menentukan dongeng yang disajikan kepada pembaca.

    2. Menurut Aminudin (1995:90)

    Sudut pandang adalah cara seorang pengarang menampilkan para tokoh / pelaku dalam dongeng yang disampaiakan/ dipaparkan.

    3. Menurut Atar Semi (1988:57-58)

    Sudut pandang adalah titik kisah yang merupakan penempatan dan posisi pengarang dalam ceritanya. 

    Jenis sudut pandang dan contoh

    1. Sudut Pandang Orang Pertama

    Pengarang dalam sudut pandang ini menempatkan dirinya sebagai pelaku sekaligus narator, yang biasa menggunakan kata ganti "Aku" atau "saya". Sudut pandang ini dibedakan menjadi 2 :
    • Sudut pandang orang pertama pelaku utama
    Pengarang menempatkan dirinya sebagai tokoh utama dalam cerita. Tokoh utama adalah tokoh yang berkuasa atas jalannya cerita, tokoh yang menjadi pusat perhatian dalam cerita. Melalui sudut pandang ini, penulis mengisahkan peristiwa atau tindakannya sendiri.

    Contoh :

    Kulihat Anita berjalan ke arah Kelvin, lalu merangkulnya dengan mesra. Mataku memanas melihat pemandangan yang menyayat hati itu. Cairan bening yang sedari tadi kutahan akhirnya lolos juga. Pandanganku buram, benar kata Kak Vernand tidak ada yang bisa dipercaya di dunia ini. Semua manusia itu menipu berpura-pura baik didepan tapi di belakang menikung dengan tajam. Aku mengusap air mata konyol ini, lalu mulai merencanakan sesuatu untuk membalas mereka.
    • Sudut Pandang Orang pertama pelaku Tambahan
    Pengarang menempatkan dirinya sebagai pelaku tambahan (bukan pelaku utama) dalam cerita. Keberadaan "Aku" dalam cerita ini sebagai saksi dan bukan pusat perhatian dalam cerita.

    Contoh :

    Aku tahu siapa pelaku yang membuat kamar mandi laki-laki penuh pembalut. Dia adalah Renata, siswi manis yang terkenal bad girl itu dengan aksi jahilnya menggemparkan satu sekolah. Tidak ada yang tau selain aku, karena saat itu  aku tidak sengaja melihat dia menenteng plastik besar, gerak-geriknya juga mencurigakan, bersama dengan kedua temannya melakukan aksi bodoh itu. Namun, sayang aku tidak mengetahui apa penyebabnya.

    2. Sudut pandang orang kedua

    Banyak orang yang salah menyebutkan jenis-jenis sudut pandang, mereka umumnya memasukan sudut pandang orang kedua. Padahal sudut pandang orang kedua sama sekali tidak ada dan tidak efektif. Di dalam materi pelajaran bahasa Indonesia kalian hanya akan menemukan 2 sudut pandang yaitu sudut pandang orang pertama dan sudut pandang orang ketiga.

    3. Sudut pandang orang ketiga

    Posisi pengarang pada sudut pandang ini berada di luar cerita. Tokoh dalam cerita menggunakan kata ganti "dia" atau "ia". Sudut pandang ini terbagi menjadi dua.
    • Sudut pandang orang ketiga serba tau
    Pada sudut pandang ini, penulis akan menceritakan semua yang terkait dengan tokoh. Penulis seakan tau apa yang diliat, dirasakan, dan dipikirkan si tokoh utama.

    Contoh :

    "Ya ampun bodoh sekali calon imamku ini," ucap Dira dalam hati. Sambil berusaha memaksakan senyuman padahal hatinya sedang menggerutu, ia melepaskan pelukan dari Vernand, pacarnya yang akan menjadi suaminya itu. Sayang seribu sayang Vernand tidak mengetahui akal licik Dira yang berusaha memanfaatkan kekurangan Vernand. Dira yang terkenal dengan keseksiannya mana mau dengan seorang laki-laki tua juga berpenyakitan. Tujuannya tak lain adalah harta. Baginya uang adalah segalanya.

    Dilihat dari contoh, penulis menggunakan sudut pandang orang ketiga serba tau karena penulis menceritakan apa yang ada dalam pikiran si tokoh.
    • Sudut Pandang orang ketiga terbatas
    Perbedaan yang nyata antara sudut pandang orang ketiga terbatas dengan sudut pandang orang ketiga serba tahu adalah jika sudut pandang orang ketiga terbatas menceritakan tentang apa yang dipikirkan si tokoh, sudut pandang orang terbatas tidak boleh menceritakan apa yang ada dalam pikiran dan yang dirasakan tokoh. Sudut pandang ini menceritakan apa yang bisa diliat kebanyakan orang.

    Contoh :

    Dira memeluk Vernand dengan erat, senyuman manis mengembang di wajahnya. Vernand memberikan cincin berlian yang tentu saja membuat Dira semakin melebarkan senyumannya. "Makasih, Sayang," ucap Dira sambil memeluk kekasihnya lagi. "Iya, kalau kamu butuh apa-apa lagi jangan sungkan ya, Sayang." Mendengar perkataan kekasihnya membuat Dira mengangguk kencang, "Pasti". 

    Nah, perbedaan jelas antara sudut pandang orang ketiga terbatas dengan serba tahu sangat kentara bukan? Di sudut pandang orang ketiga serba tahu penulis menceritakan isi hati Dira sedangkan sudut pandang terbatas hanya menceritakan apa yang dilakukan Dira dan tidak ada pengaruh dari perasaan dan pikiran.


    Mudah sekali bukan untuk memahami sudut pandang ini. Semoga artikel Pengertian sudut pandang serta jenis dan contohnya membuat Anda paham mengenai materi sudut pandang ini. Kurang jelas? Silahkan bertanya di kolom komentar.
    LihatTutupKomentar
    Cancel