-->

Penyebab dan cara mengatasi writer's block

    Pernah mengalami kebuntuan dalam melanjutkan naskah yang sedang Anda tulis? Penyakit tersebut bernama writer's block, Penyebab dan cara mengatasi writer's block akan diulas pada artikel di bawah ini. Tapi sebelum itu, apakah writer's block itu? Writer's block sering ditulis sebagai writer block namun yang lebih baku dan benar penulisannya adalah writer's block, suatu penyakit yang bisa melanda penulis pemula bahkan hingga penulis profesional pun pernah mengalaminya. Tidak ada cara untuk mencegah writer's block karena writer's block adalah hal yang sangat umum dan wajar bagi penulis, bukan berarti writer's block tidak bisa diatasi. Nah, berikut materi penyebab dan tips mengatasi writer's block yang sering dialami penulis.

    Penyebab dan tips mengatasi writer's block

    Writer's block

    Writer's block adalah kondisi dimana pikiran mengalami kebuntuan, kehabisan ide dalam melanjutkan naskah yang ditulis. Saat writer's block terjadi, Penulis akan menghabiskan waktu menatap tulisannya  yang berhenti di pinggir, tengah atau akhir cerita. Sebagian orang menganggap writer's block itu cuma mitos, mereka percaya bahwa yang dialami penulis hanyalah kemalasan semata. Padahal bukan loh, writer's block memang benar adanya dan itu berbeda dengan kemalasan yang melanda penulis. Kondisi ini sebenarnya adalah sinyal dari otak kita untuk berhenti sejenak menulis. Namun ini juga merugikan penulis ketika mendekati deadline. Sebel, frustasi dan bikin stress rasanya. Nah, Gimana cara ngatasi writer's block? Temukan jawabannya di artikel ini.

    Penyebab writer's block 

    Sebelum lanjut ke cara mengatasi writer's block, Anda harus tahu dulu penyebab dari writer's block itu sendiri. Writer's block ini sangat berbeda dengan kemalasan karena ketika Anda mengalami writer's block itu berarti otak Anda mengirimkan sinyal agar berhenti sejenak menulis, sedangkan kemalasan itu terjadi karena diri penulis sendiri dan mindset penulis terhadap tulisannya. Nah, berikut adalah penyebab dari writer's block :

    1. Kelelahan karena terlalu sering menulis, kelelahan fisik karena terlalu beraktivitas, dan, kelelahan mental

    Saat tubuh lelah, otomatis otak tidak akan dapat bekerja dengan baik, bahkan jika Anda memaksakan untuk menulis dalam keadaan tubuh lelah maka tulisan akan terlihat kacau balau. Akibatnya Anda akan sebal dan frustasi lalu mengacuhkan tulisan Anda.

    2. Tekanan terhadap deadline, lingkungan atau yang lain

    Saat mendekati deadline, penulis akan cenderung memaksakan otak dan tubuhnya untuk terus menulis padahal tidak sedikit penulis yang memaksakan diri untuk terus menulis berakibat membuat tulisan menjadi kacau dan akhirnya ide dan pikiran akan lelah dan buntu. Tekanan dari lingkungan atau dari kehidupan sehari-hari juga bisa menyebabkan writer's block.

    3. Cepat menyerah dan merasa tulisannya buruk

    Kesalahan penulis pemula adalah merasa buruk ketika ia membandingkan tulisannya dengan orang lain. Insecure, begitulah istilahnya. Jangan pernah membandingkan tulisan Anda dengan orang lain! Karena jika mindset itu tertanam di pikiran penulis akan mengakibatkan penulis menjadi enggan dan menyerah terhadap tulisannya sendiri. Hal itu menjadi penyebab writer's block tingkat tinggi jika penulis menyerah dan membuang tulisannya.

    4. Terganggu dengan hal lain

    Nah, faktor lingkungan juga berpengaruh terhadap writer's block apalagi jika Anda adalah penulis yang hanya bisa menulis ketika merasakan ketenangan. maka ketika Anda mendapatkan gangguan dari orang lain Anda akan merasa kewalahan dan tidak bisa berpikir jernih, berakhir dengan tulisan yang mandek atau berhenti di tengah jalan.


    Tips Mengatasi Writer's block

    Penyebab writer's block di atas dapat diatasi dengan berbagai cara, cara-cara dan tips di bawah ini akan membantu Anda mengatasi writer's block.

    1. Refreshing sejenak

    Terlalu lama terpaku pada tulisan atau naskah lama kelamaan akan menjadi jenuh dan tahap paling akhir adalah writer's block. Maka yang harus dilakukan adalah mengistirahatkan otak serta melakukan refreshing. Tinggalkan tulisan Anda sejenak untuk jalan-jalan ke luar atau menyegarkan pikiran. 

    2. Membaca outline yang telah dibuat

    Outline adalah bagian dari kerangka cerita Yang membantu penulis untuk tetap konsisten menulis naskahnya. Nah, ketika Anda mengalami writer's block bacalah outline yang telah dibuat mungkin saja Anda akan menemukan ide baru untuk melanjutkan tulisan yang sempat terhenti.

    3. Banyak-banyak membaca buku

    Dengan banyak membaca buku, otak akan lebih banyak menyerap informasi dan ide. Buku-buku juga dapat memberikan Anda inspirasi untuk menulis cerita. Ketika Anda mengalami writer's block cobalah untuk membaca genre buku yang Anda sukai, tentu saja untuk mendapatkan ide yang sempat terhenti.

    4. Mencari tempat ternyaman untuk menulis

    Mungkin ketika Anda menulis di tempat yang sama berkali-kali akan membuat Anda cepat jenuh. Carilah tempat yang nyaman dan berbeda untuk melanjutkan aktivitas menulis. Mungkin saja setelah Anda mencari atau menata tempat menulis, maka ada euforia senang dalam diri sendiri, dan mengakibatkan semangat menulis lagi. 

    5. Membaca ulang tulisan yang telah ditulis

    Cobalah untuk membaca ulang cerita atau naskah yang sedang Anda tulis, bisa saja setelah membaca ulang tulisan tersebut otak Anda akan mengirimkan ide untuk melanjutkan cerita tersebut. Namun perlu diingat ketika Anda menulis sangat tidak dianjurkan untuk mengedit tulisan. Mengapa? Karena itu dapat membuat Anda semakin terpaku pada kesempurnaan tulisan Anda. Penulis akan merasa tidak puas dengan naskah yang ditulis sehingga akan terus merevisi dan mengedit kekurangan dalam ceritanya. Padahal dengan melakukan hal tersebut Anda hanya membuang waktu dan akan membuat naskah yang sedang dikerjakan menjadi lama selesai. Karena itulah sangat tidak dianjurkan untuk mengedit tulisan. Editlah setelah tulisan Anda selesai.

    6. Jangan mendengarkan perkataan orang lain

    Kadangkala seorang penulis merasa down karena tulisannya dikritik atau dikomen buruk oleh orang lain, apalagi penulis pemula mereka cenderung akan meninggalkan tulisannya. Sikap tersebut sangatlah tidak benar, komentar-komentar atau perkataan orang lain jadikanlah sebagai motivasi untuk terus maju. Bersikap bodo amat!

    7. Melakukan aktivitas lain

    Tinggalkan sejenak tulisan Anda dan mulailah melakukan aktivitas lain selain menulis. Mungkin saja setelah Anda melakukan aktivitas lain, pikiran dan otak bisa menemukan ide untuk cerita Anda. Ingat! Ide bisa muncul di mana saja bahkan di kamar mandi sekalipun.


    Nah, artikel penyebab dan cara mengatasi writer's block ini diharapkan dapat membuat Anda dengan mudah mengendalikan writer's block. Praktekkan satu persatu tips di atas agar tulisan Anda cepat selesai.
    LihatTutupKomentar
    Cancel