Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Cara konsisten menulis novel | Penulis pemula wajib tahu

Artikel kali ini akan membahas cara agar konsisten dalam menulis novel Sebelum kita membahas tentang konsisten menulis, Apasih arti menulis itu? Menulis adalah kegiatan menciptakan suatu catatan atau informasi berupa tulisan pada suatu media menggunakan aksara. Media yang bisa digunakan untuk menulis adalah kertas, komputer, handphone dan lain-lain. Tertarik untuk menulis sebuah novel? Musuh terbesar seorang penulis  biasanya adalah rasa malas. Rasa malas tersebut bisa diatasi dengan cara konsisten dalam menulis. Konsisten menulis bisa berarti memiliki target setiap hari. Konsisten menulis sendiri bisa Anda latih dengan mengikuti challenge menulis dan lain-lain. Untuk lebih paham lagi simak penjelasannya di bawah ini.

Cara Konsisten menulis novel yang wajib diketahui penulis pemula


Cara Konsisten menulis


Apa itu konsisten dalam menulis?  Konsisten adalah tetap, tidak berubah-ubah, selaras. Konsisten dalam menulis adalah Ketetapan kita dalam menulis maksudnya adalah menulis dengan disiplin, tepat waktu dan sama sekali jauh dari rasa malas. Menurut Cicimera "Konsistensi menulis itu seperti cambuk, memecut untuk menulis sesuai dengan komitmen yang telah dibuat sekaligus mendidik untuk disiplin dalam menulis."

Menurut saya sendiri konsisten dalam menulis adalah kunci dari kesuksesan seorang penulis. Konsisten yang berarti melawan rasa malas mereka dan tetap menulis. Lalu apa yang harus dilakukan agar konsisten dalam menulis? Baca dengan cermat dan teliti pada ringkasan artikel ini. 

1.Pentingnya tujuan dalam menulis


Tidak sedikit penulis yang berhenti di tengah jalan karena berbagai alasan. Faktor yang paling sering mereka alami adalah kemalasan. Tujuan dalam menulis membuat Anda yakin dan konsisten dalam menulis. Jadi apa tujuan Anda dalam menulis? Tujuan menulis bisa menjadi patokan agar selalu konsisten dalam menulis karena tujuan itulah yang akan menyemangati Anda sampai naskah Anda diterbitkan menjadi buku bahkan hingga best seller. Seorang penulis harus mempunyai ambisi agar tulisan mereka cepat selesai dan tidak membutuhkan proses yang lama. Tentukan tujuan dalam menulis dan catat dengan jelas dalam pikiran Anda setiap kali merasa malas untuk menulis.


2. Menemukan ide untuk cerita 

Faktor lain kenapa penulis berhenti menulis dan memilih untuk bermalas-malasan adalah mereka tidak menemukan ide untuk menulis. Cara-cara ini bisa Anda gunakan ketika tidak menemukan atau kehabisan ide :

1. Baca buku

Seorang penulis pastilah juga seorang pembaca. Membaca buku merupakan referensi penulis agar mendapatkan ide cerita. Semakin banyak membaca maka semakin banyak juga ide yang akan terlintas di pikiran. 

2. Dari pengalaman hidup

Tidak ada salahnya jika menggunakan cerita hidup untuk membuat sebuah cerita. Bahkan pengalaman-pengalaman pada kehidupan lebih menarik dan nyata dalam cerita. 

3. Dari cerita orang lain

Nah, Anda bisa menemukan atau mengambil ide saat orang lain bercerita. Contohnya saat teman Anda bercerita bahwa orangtuanya akan berpisah, itu bisa digunakan untuk menambahkan konflik dalam cerita Anda.

4. Nonton film

Siapa nih yang hobi menonton film? Menonton film membuat Anda berpikir dan mengerti alur cerita dari film yang ditonton. Pikiran juga bisa memunculkan ide saat atau sesudah menonton film loh. 

5. Dapat ide dari postingan sosmed

Siapa nih yang suka menghabiskan waktunya untuk bermain sosmed? Ternyata bermain sosmed atau melihat postingan orang ada sisi positifnya. Ketika meluncur ke aplikasi WhatsApp ada banyak sekali orang yang membuat status. Status tersebut bisa Anda gunakan untuk ide cerita loh. Contoh saat teman Anda memposting foto dengan caption cerita bahwa dia habis mengunjungi suatu pulau dan mendapat kejadian memalukan. Anda bisa mencontek pengalaman tersebut untuk membuat sebuah kejadian humor dalam cerita.

Nah, itulah cara-cara dan tips agar kalian bisa menemukan ide. Ide bisa muncul di mana saja bahkan di dalam kamar mandi ide tersebut bisa muncul.

3. Membuat kerangka 


Kerangka Cerita sangat penting dalam menulis. Kerangka cerita adalah rangkain ide secara garis besar yang disusun secara Sistematis, jelas, logis, dan terstruktur. Kerangka cerita terdiri dari premis, logline, ouline dan sinopsis.

Untuk lebih jelasnya silahkan klik Penyusun Kerangka menulis 

4. Membuat target


Kedisiplinan sangat penting dalam apapun. Agar penulis disiplin untuk menulis maka dibutuhkan target menulis. Target adalah suatu tujuan yang ingin dicapai. Target dalam menulis contohnya adalah kalian menargetkan satu hari 1000 kata atau satu Minggu harus minimal menulis cerita sebanyak 2000 kata. Untuk target bisa Anda tambahkan hukuman ketika kalian melanggar atau tidak melaksanakan target tersebut.

Contoh :

Target menulis satu hari 1000 kata jika tidak melaksanakan target harus menulis 2000 kata besoknya.

5. Fokus pada satu cerita


Kesalahan penulis paling umum adalah mereka selingkuh dari cerita yang ditulis maksudnya adalah ketika membuat sebuah cerita/novel Anda harus benar-benar fokus pada cerita tersebut dan tidak tergoda untuk membuat naskah lain. Ada beberapa alasan penulis membuat lebih dari satu naskah yaitu menemukan ide yang menurut penulis lebih bagus dan lebih menarik dari naskah sebelumnya yang menyebabkan penulis tersebut menyepelekan naskah sebelumnya dan memilih untuk fokus pada naskah kedua.

Contohnya :

Penulis membuat cerita tentang Arina yang mengejar-ngejar seorang cowok bernama Yuda tetapi penulis tersebut menemukan ide tentang kasus pembunuhan dan misteri yang menurutnya lebih bagus dari naskah pertama hal tersebut melenceng dari topik naskah pertama dan membuat penulis menyusun naskah yang baru dan akhirnya naskah pertama menjadi terbengkalai dan tidak diselesaikan oleh penulis.

Cara agar menyelesaikan masalah ini adalah dengan tidak tergoda dan fokus pada naskah yang Anda tulis, ketika menemukan ide baru atau topik baru catat pada buku atau handphone, setelah menyelesaikan naskah pertama maka gunakan ide/topik yang kalian temukan tersebut untuk membuat naskah lagi. Ingat! Setelah menyelesaikan naskah pertama.

6. Cintai tulisan Anda


Ketika Anda mencintai tulisan hasil kerja keras sendiri maka otomatis Anda akan semangat dalam menulis cerita tersebut. Pahami dan rasakan sensasi alur cerita yang kalian buat. Posisikan seolah-olah Anda adalah tokoh dalam cerita tersebut sehingga mendapatkan feel-nya saat menulis naskah.

Rasa minder pada tulisan itu adalah hal wajar bagi para penulis apalagi penulis pemula. Namun perlu digaris bawahi jangan pernah menyerah untuk menulis karena tidak ada suatu keberhasilan tanpa proses yang panjang. Dengan terus menulis maka otomatis Anda sudah melatih kemampuan menulis untuk berkembang menjadi lebih baik. Penulis yang besar juga membutuhkan waktu yang cukup lama agar ceritanya menarik dan bagus. Intinya adalah konsisten dalam menulis. Artikel diatas adalah 6 Cara Agar Konsisten Dalam Menulis Novel. Jika ada pertanyaan silahkan isi di kolom komentar.

Posting Komentar untuk "Cara konsisten menulis novel | Penulis pemula wajib tahu"